LP2M Universitas Ibrahimy Serahkan Peserta KKN Nasional dan Internasional kepada Pengasuh Pesantren Salafiyah Syafi’iyah
Sukorejo, Situbondo — Lembaga Penelitian dan
Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) Universitas Ibrahimy menyelenggarakan acara
penyerahan laporan hasil Kuliah Kerja Nyata (KKN) Nasional dan Internasional
pada Selasa malam, 13 Januari 2026, pukul 21.30 WIB, bertempat di
Pendopo Pengasuh Pondok Pesantren Salafiyah Syafi’iyah Sukorejo.
Acara ini merupakan simbol bahwa seluruh rangkaian kegiatan KKN telah dilaksanakan, sekaligus menjadi forum resmi pelaporan hasil pengabdian mahasiswa kepada Pengasuh Pondok Pesantren Salafiyah Syafi’iyah Sukorejo, KHR. Achmad Azaim Ibrahimy. Adapun lokasi KKN meliputi Malaysia, Jambi (Suku Anak Dalam/SAD), serta Batu, Malang.
Kegiatan dipimpin langsung oleh Kepala LP2M Universitas
Ibrahimy, Dr. Asmuki, M.H.I., M.Pd., didampingi dosen pembimbing lapangan dan
seluruh peserta KKN nasional maupun internasional. Dalam kesempatan tersebut,
masing-masing koordinator posko menyampaikan laporan komprehensif terkait progres
kegiatan, capaian program, serta evaluasi pelaksanaan KKN selama berada di
lokasi pengabdian.
Selain program sosial dan edukatif, laporan juga
menitikberatkan pada implementasi amaliyah-amaliyah Pesantren Salafiyah
Syafi’iyah, yang menjadi ciri khas dan poin penting dalam pelaksanaan KKN
Universitas Ibrahimy. Amaliyah tersebut meliputi praktik keagamaan, pembiasaan
ibadah, serta nilai-nilai keislaman yang telah ditanamkan dan dijalankan
bersama masyarakat setempat.
Dalam arahannya, KHR. Achmad Azaim Ibrahimy menegaskan bahwa
seluruh aktivitas KKN hendaknya dipahami sebagai perjuangan ibadah yang
diharapkan bernilai di sisi Allah SWT.
“Dari seluruh laporan yang disampaikan, semoga semuanya
menjadi perjuangan ibadah yang diterima oleh Allah SWT. Tidak semua orang
diberi kesempatan untuk berdakwah dan menyebarkan akidah serta syariat Islam
hingga ke pelosok negeri,” dawuh beliau.
Pengasuh juga menekankan pentingnya keberlanjutan
amaliyah-amaliyah pesantren yang telah diperkenalkan selama KKN. Menurut
beliau, meskipun peserta KKN telah kembali ke kampus, nilai-nilai, tradisi
ibadah, dan amaliyah Salafiyah Syafi’iyah diharapkan tetap dilaksanakan dan
dilestarikan oleh masyarakat di lokasi KKN, khususnya di wilayah-wilayah dengan
tantangan dakwah seperti Suku Anak Dalam (SAD) Jambi.
Dengan terselenggaranya acara ini, LP2M Universitas Ibrahimy
menegaskan komitmennya bahwa KKN tidak hanya berorientasi pada program jangka
pendek, tetapi juga pada warisan nilai dan amaliyah keislaman yang
berkelanjutan, baik di tingkat nasional maupun internasional.