Waktu pelaporan kinerja publikasi ilmiah Periode 2021 Genap telah dibuka s.d 31 Agustus 2022

Pujon, Malang- Sekitar pukul 23.30 WIB rombongan santri pondok pesantren Salafiyah Syafi’yah Sukorejo Situbondo yang tergabung dalam aliansi relawan Lembaga Penelitian dan Pengabdian Pada Masyarakat (LP2M) Universitas Ibrahimy Situbondo berangkat menuju kota apel Malang, mereka menuju salah satu basis dakwah terkenal pondok pesantren Nurul Haromain Pujon Malang, pukul 05.15 WIB rombongan tiba di kota Batu untuk melaksanakan salat subuh berjamaah, pukul 06.35 WIB mereka tiba di lokasi dan langsung disambut oleh ustad Baqi’ yang merupakan salah satu pengurus pondok pesantren, beliau mempersilahkan para anggota LP2M untuk menuju tempat penginapan yang berada di lantai tiga sembari dipersilahkan menyantap hidangan yang telah di sediakan, dalam kegiatan tersebut semua relawan melakukan beberapa agenda kegiatan yang dibungkus dengan nama “Sekolah Relawan” dengan jadwal yang telah ditentukan. Minggu (15/03/20) agenda pertama di laksanakan, sekitar pukul 10.00 WIB para relawan yang tergabung dalam aliansi relawan LP2M menerima materi tentang manajemen pendidkan berbasis karakter oleh bapak Muafik Soleh S.E. M.Si. dosen ilmu komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Brawijaya Malang, semua peserta terlihat sangat antusias dalam menyimak setiap hal yang di sampaikan serta mencatat poin-poin penting yang dilontarkan oleh pemateri, dalam presentasinya bapak Muafik mengatakan “Profesi yang palling mulia adalah guru karena langsung keluar dari lisan nabi, Rasulullah bersabda: Akudiutus sebagai seorang guru”.

Agenda pertama itu juga diselingi dengan dialog interaktif dengan semua peserta yang hadir, beberapa pertanyaan dilontarkan para relawan, dan dijawab dengan lugas oleh nara sumber dengan sangat cermat, beliau juga berpesan “keluarlah dari kebiasaan dan jangan cari yang mudah, serta jangan berpikir linier tapi berpikirlah integratif”, pukul 13.50 WIB kegiatan tersebut selesai dan ditutup dengan do’a. setelah para peserta melakukan isoma, pukul 15.30 para relawan di suguhkan dengan agenda KaifaituSholli, pada momentum yang kedua ini, para peserta yang yang tergabung dalam aliansi relawan LP2M diajari bagaimana cara melakukan ibadah sholat dengan baik dan benar sesuai dengan ajaran syariat dan tuntunan Rasulullah. Ustad Baqi’ yang menjadi narasumber materi Kaifatu Sholli menjelaskan banyak hal terkait dengan tata cara sholat yang benar, beliau mengatakan “KaifatuSholli mengajarkan adab”, kitab tersebut merupakan salah satu karya monumental KH. Ihya’ Ulumuddin yang di peruntukkan bagi para muslim yang membutuhkan. Para peserta juga diminta untuk melakukan praktek sholat terkait dengan materi yang telah di sampaikan mulai tata cara ruku’, sujud, duduk diantara dua sujud serta beberapa tata cara bersedekap menurut pendapat para imam madzhab, kegiatan itu selesai pukul 18.00 WIB.

Tetap di hari yang sama, dua setengah jam kemudian sekitar pukul 20.25 para relawan kembali harus menerima materi penunjang, mengenai manajemen dakwah yang di narasumberi oleh salah satu pengurus pondok pesantren Nurul Haromain, ustad Burhanuddin, beliau banyak menjelaskan manajemen dakwah yang di terapkan di pondok pesantren Nurul Haromain didikan KH. Ihya’ Ulumuddin, dalam berdakwah harus memperhatikan beberapa hal diantaranya al- Istiqamah, al-Halim, al-Ijtihad fil Ibadah, al-Ikhlas, Adrokud al-Addaiyah dan lain-lain, ketiga rangkaian acara tersebut bertempat di Balairung Ma’had Nurul Haromain,  pukul 22.45 acara itu ditutup dengan do’a.

Keesokan harinya Senin (16/03/20) setelah melakukan sholat subuh secara berjamaah di mushalla Nurul Haromain, pukul 06.16 KH. Ihya’ Ulumuddin memberikan pengajian kitab Shohih Muslimyang di hadiri oleh seluruh santri putra dan putri, seleruh relawan LP2M serta beberapa angggota komunitas bisnis lintas daerah. Banyak hikmah  yang dapat dipetik dalam pengajian tersebut, terlihat seluruh yang hadir menyimak setiap kalam hikmah yang di sampaikan oleh KH. Ihya’, para peserta pengajian juga di suguhkan kopi hitam oleh santri agar para peserta pengajian dapat lebih menikmati acara. Dalam pengajian tersebut kyai ihya’ juga menyinggung tentang virus korona yang saat ini penyebarannya sangat masif di berbagai penjuru dunia termasuk di indonesia, beliau menjelaskan, kita tidak perlu takut akan datangnya wabah virus yang menyerang banyak orang di berbagai tempat, karena virus korona juga merupakan makhluk Allah yang tak perlu di takuti. Beliau menbacakan hadist Rasulullah yang  artinya “Tidak ada penyakit menular, kecuali yang menularkan hanya Allah”. Sekitar pukul 07.56 pengajian selesai, setelah itu seluruh yang hadir sowan kepada kiai Ihya’, sementara itu untuk para relawan kembali ketempat penginapan di lantai tiga, pukul 09.35 WIB rombongan dari pondok peantren Salafyah Syafi’iyah menuju ke kediaman KH. Ihya’ Ulumuddin untuk sowan sekaligus pamit untuk bertolak ke Sukorejo.

Reporter Relawan LP2M/M.Fawaied Aqiel Fahmy

Related Post